Skip to main content

Toko Oleh-Oleh Haji Khoir: Nantinya Digital Marketing Akan Sangat Dibutuhkan

Berikut ini hasil interview tim kami BisnisKuliner.ID dengan Pak Wardana mengenai manajemen SDM di Toko Oleh-Oleh Haji Khoir.


Sejak awal merintis, ada berapa orang tenaga kerja dan sekarang sudah berapa banyak?

Dalam mengoperasikan toko Khoir ini awalnya kami berdua saja, saya dan Ustadz Mahfudz. Kemudian dengan berkembangnya usaha  ini, saya tidak mampu untuk mengatasi pesanan, maka kita rekrut awalnya 1 orang kemudian ditambah 1 orang jadi sekarang berempat.

Apakah dibagi dalam beberapa divisi atau bagian?

Dari keempat orang yang ada di sini dibagi sesuai tugasnya masing-masing. Untuk keuangan saya pegang, kemudian ada Mas Hamzah yang jaga toko, kemudian ikut mengerjakan pesanan. Tapi intinya kesehariannya Mas Hamzah yang di toko dibantu dan Pak Edi Untuk menggarap pesanan pesanan.

Tim apa yang dibutuhkan pada usaha ini?

Kemungkinan besar yang kita butuhkan ke depannya adalah marketing, khususnya marketing yang bisa digital marketing. Jadi secara online dan sebagainya itu perlu orang-orang khusus yang punya keahlian dalam copywriter, fotografi dan sebagainya itu kemungkinan ke depannya kita butuh itu.

Bagaimana cara memotivasi karyawan?

Kita melakukan ngobrol-ngobrol aja, mengalir saja, kita sampaikan kalau usaha ini adalah usaha kita, kalau kita jalankan kita mendapatkan hasil bersama.


Kemungkinan besar yang kita butuhkan ke depannya adalah marketing, khususnya marketing yang bisa digital marketing.

– Widyawardana

Dapatkan Video Membangun Bisnis Kuliner dari Nol Sekarang!

240 Video / Durasi 17:38:39

Daftar Sekarang!

Biaya Membership 500.000 / Tahun

50+ Pengusaha restoran, café, rumah makan, berbagi tips trik membangun bisnis dari nol untuk Anda!

Memulai Usaha
03:34:31
Modal Usaha
02:02:46
Lokasi Usaha
01:26:04
Resep
01:38:46
Produksi
01:44:26
Pemasaran
01:56:18
Keuangan
01:30:03
Manajemen SDM
01:55:36
  1. Jogja Cushy Cheese: Karyawan Perlu Diberikan Pelatihan 04:22
  2. Goebog Resto: Dunia Kuliner Susah Cari Pekerja 03:20
  3. Telaga Rasa: Latih Kebiasaan Baik Pada Karyawan 05:21
  4. Mie Cerita: Sangat Selektif Dalam Memilih Karyawan 02:33
  5. Bebek BUMA: Karyawan Hasil Rekomendasi Biasanya Lebih Bertahan 06:55
  6. Aqila Jaya: Kelola Tim Dengan Baik, Memanusiakan Manusia 03:14
  7. Madu Al Hidayah: Setiap Hari Ingatkan Soal "Tujuan" Bersama 06:33
  8. Mie Kepang: Menerapkan Sistem "Employee Of The Month" 04:52
  9. Soto Kudus: Rekrut Karyawan Dari Panti Asuhan 06:02
  10. Sop & Sate Pak Bayu: Jumlah Ideal Karyawan Dari Keramaian Usaha 02:06
  11. Kuki Bakery: Bersinergi Dengan Tim Leader Untuk Merekrut Karyawan 03:45
  12. Toean Watiman: Mengusahakan Karyawan Yang Menjalankan Sholat 5 Waktu 02:31
  13. Waiki: Menganggap Karyawan Lebih Dari Sekadar Karyawan, Tapi Bagian Dari Sejarah 04:50
  14. Bakso KampungQu: Pilih Karyawan Yang Satu Prinsip, Misalnya Tidak Merokok 03:49
  15. Bubur Ayam Sarifah: Memotivasi Karyawan Dari Sisi Agamanya 03:11
  16. Kandang Ingkung: Mengadakan Sistem Bonus Untuk Memotivasi Karyawan 04:54
  17. Sate Klathak Pak Jede: Harus Memanusiakan Karyawan, Pimpinan dan Karyawan Saling Membutuhkan 04:04
  18. Bakpiapia: Rekrut Karyawan, Cari Yang Saling Nyaman 04:27
  19. Mie Suket: Jumlah Tenaga Kerja Disesuaikan Dengan Keramaian Pelanggan 01:50
  20. Warcopi Serasa: Memberikan Bonus Kenaikan Omzet Untuk Memotivasi Karyawan 01:31
  21. Kangkung Bakar: Adanya Personal Touch Untuk Memotivasi Karyawan 06:42
  22. Bale Kanoman: Menambah SDM Artinya Ada Pertambahan Pendapatan 05:24
  23. Toko Oleh-Oleh Rejeki Baru: Pertama, Carilah Karyawan Yang Jujur 03:50
  24. Toko Oleh-Oleh Haji Khoir: Nantinya Digital Marketing Akan Sangat Dibutuhkan 02:51
  25. Green Frozen Food: Marketing Menjadi Tim Yang Sangat Penting Untuk Menjual Produk 03:22
  26. Mr. Geblek: Membikin Makanan Itu Harus Senang Supaya Enak Dipandang 03:34
  27. Hara Chicken: Menganggap Karyawan Adalah Partner Bisnis, Bukan Anak Buah 04:37
  28. Penyetan Joice: Penting Memilih Karyawan Yang Sholat dan Jujur 05:06
Pengembangan Usaha
01:50:09