Skip to main content

Mr. Geblek: Pilih Supplier Aman, Lihat Langsung Produknya

Ingin tahu mengenai cerita di balik produksi Mr. Geblek? Berikut ini hasil interview BisnisKuliner.ID dengan Pak Widyawardana tentang bahan baku serta pentingnya menjaga kehalalan produk.


Berapa kapasitas produk saat ini?

Kalau dulu saya produksi paling 5 kilo saya kerjakan semalam suntuk 5 kilo dilakukan secara manual, mulai dari masa sampai finishing membutuhkan waktu semalaman, kalau sekarang 100 kilo saya sehari mampu mengerjakan dengan tenaga 2 orang.

Apakah sumber bahan baku dari lokal atau mengambil dari luar kota?

Kalau bahan baku saya di Jogja ada di wilayah Giri Mulyo, cuma tidak memenuhi kebutuhan saya karena di daerah sana banyak pengrajin jadi mau tidak mau saya mengambil di daerah Salaman atau Purworejo untuk mendapatkan bahan baku.

Belanja sendiri atau sudah diantar supplier?

Selama ini saya belanja sendiri, sekalian mengantar produk untuk langganan di daerah Muntilan atau daerah sekitar sana.

Apakah tanggapan tentang bahan baku halal dan proses yang halal?

Bahan baku halal dan diproses secara halal, untuk bahan tepung tapioka waktu saya dapat penyuluhan dari dinas, tidak ada masalah, tidak ada kendala karena diolah dari bahan tumbuh-tumbuhan tapi dari situ bisa diteliti ini tempatnya kotor atau tidak atau yang memproduksi memelihara hewan yang najis atau tidak, nanti itu berpengaruh ke halal selama ini langganan supplier saya sesama muslim jadi dia menjaga kebersihan itu.

Adakah tips untuk memilih supplier yang aman?

Tips memilih supplier yang aman dengan cara kita melihat langsung produknya dari supplier ketika memberikan bahan baku yang macam-macam.

Kita bisa memilih memperhatikan bahan baku tersebut karena akan berpengaruh dengan produk yang akan kita hasilkan, misalkan dalam pemilihan tepung kita bisa melakukan pengecekan menggunakan jari ketika di dipegang oleh jari terasa halus berarti itu tepung yang bagus tapi ketika terasa kasar itu berarti tepung yang tidak bagus karena masih terasa atau memiliki ampas.


Kita bisa memilih memperhatikan bahan baku tersebut karena akan berpengaruh dengan produk yang akan kita hasilkan.

– Sugeng Prayogi

Saatnya Belajar Bisnis Kuliner Dari Rumah

Dapatkan Video Membangun Bisnis Kuliner dari Nol, Sekarang!

425 Video / Durasi 12:50:25

Daftar Sekarang!

Biaya Membership

Rp 700.000 / Tahun

50+ Pengusaha restoran, café, rumah makan, berbagi tips trik membangun bisnis dari nol untuk Anda!

Memulai Usaha
05:32:02
Modal Usaha
03:13:28
Lokasi Usaha
02:28:51
Resep
02:44:51
Produksi
02:55:47
  1. Goebog Resto: Cari Supplier Yang Jujur 04:06
  2. Telaga Rasa: Jalin Hubungan Baik Dengan Supplier 05:44
  3. Mie Cerita: Pakai Beberapa Supplier Buat Antisipasi 02:16
  4. Bebek BUMA: Selain Sertifikasi, Proses Juga Perlu Diperhatikan 06:56
  5. Mie Kepang: Mengatasi Persaingan Harga Supplier 05:59
  6. Soto Kudus: Kalau Bisa Cari Supplier Yang Muslim 03:47
  7. Sop & Sate Pak Bayu: Sertifikasi Halal Untuk Kenyamanan Konsumen 02:20
  8. Kuki Bakery: Jaga Hubungan Baik Dengan Supplier, Bayar Tepat Waktu 04:01
  9. Toean Watiman: Supplier Harus Peduli Dengan Kehalalan 03:18
  10. Waiki: Harus Saling Percaya Dengan Supplier 07:48
  11. Bakso KampungQu: Nyari Daging Segar, Kita Harus Cek Lapangan Langsung 03:09
  12. Bubur Ayam Sarifah: Bayar Tempo Supaya Modal Awal Tidak Besar 03:42
  13. Kandang Ingkung: Selalu Mengontrol Bahan Baku Supaya Pasti Halal 04:51
  14. Sate Klathak Pak Jede: Kerjasama Saling Menguntungkan Dengan Supplier 04:53
  15. Bakpiapia: Halal Itu Penting Sekali, Pokoknya Harga Mati 06:42
  16. Mie Suket: Sebisa Mungkin Jangan Sampai Telat Bayar Ke Supplier Bahan Baku 02:55
  17. Warcopi Serasa: Kalau Bisa Belanja Sendiri Ya Belanja Sendiri 02:40
  18. Kangkung Bakar: Perlunya Memiliki Orang Bagian Quality Control 05:50
  19. Bale Kanoman: Supplier Teman dan Keluarga Sendiri Untuk Menghidupi Saudara 03:40
  20. Produksi Bebek Madura : Memilih Supplier Yang Terpercaya 02:19
  21. Toko Oleh-Oleh Rejeki Baru: Kualitas Bagus Bisa Setor Ke Kita 01:25
  22. Toko Oleh-Oleh Haji Khoir: Pilih Supplier Yang Besar Demi Keberlangsungan 02:59
  23. Melon Madu : Membina Petani Untuk Mendapatkan Stok Buah Melon Tetap Aman 03:28
  24. Mr. Geblek: Pilih Supplier Aman, Lihat Langsung Produknya 03:29
  25. Hara Chicken: Melakukan Pemberdayaan Teman-Teman Untuk Supply Bahan Produksi 06:43
  26. Penyetan Joice: Pebisnis Pemula Sebaiknya Melakukan Pembayaran Tunai Pada Supplier 05:13
  27. Mangkujo : Barang Yang Sudah Mempunyai Sertifikasi Halal MUI, Itu Wajib Bagi Kami 05:29
  28. Bodjo : Pentingnya Menjaga Kehalalan Produk 03:49
  29. Produksi Bebek Galak : Pilih Yang Bagus Walaupun Harganya Lebih Mahal.  05:53
  30. Omah Salak : Kapasitas Produksi Tergantung Dari Stok Buah Yang Tersedia 03:00
  31. Waroeng Spesial Sambal : Ketat Dalam Menegakkan Standar-Standar Bahan Baku 06:58
  32. Goodplant Sayuran Hidroponik : Jaga Pembayaran Dengan Supplier Agar Terjaga Hubungannya 03:57
  33. Mie Joges : Bahan Baku Mie Ini Sangat Mudah Didapatkan 02:42
  34. Omah Strawberry : Bahan Baku Menggunakan Dari Kebun Yang Ada 02:59
  35. Bang Yoss Nasi Uduk & Ayam Remuk : Komunikasi Baik Dengan Supplier Itu Sangat Penting 03:52
  36. Soto Betawi Bang H. Pitung : Bahan Baku Halal Itu Wajib & Harus Tersertifikasi 03:08
  37. Susu Oplosan : Harus Pilah Pilih Bahan Baku Yang Baik 05:41
  38. Es Monggo - Monggo: Transparansi Terhadap Supplier 02:46
  39. AMM Cathering & Aqiqah : Cek Kelayakan Bahan Baku Sebelum Diambil, Pastikan Juga Halal Bersertifikat 04:04
  40. Omah Abah : Kapasitas Produksi Tergantung Dengan Keadaan Pasar 03:42
  41. Warung Lesa : Menggunakan Bahan Baku Hampir Semua Lokal 03:17
  42. Gjoss Seafood - Standarisasi Bahan Baku Itu Penting 04:17
Pemasaran
03:00:32
Keuangan
02:32:14
Manajemen SDM
03:07:26
Pengembangan Usaha
03:10:58
Kemasan Produk
00:00:00