Skip to main content

Mie Kepang: Mau Bisnis? Perhatikan Kebutuhan Pasar!

Ardi Harjanto, Owner dari Usaha Mie Kepang Jayakarta yang merupakan bisnis di bidang kuliner. Sebelumnya beliau adalah seorang professional kerja di hotel dan kapal pesiar. Jadi memang background atau latar belakang beliau itu seorang chef. Dan memiliki passion di dunia kuliner.

Berikut ini percakapan singkat tim kami BisnisKuliner.ID mengawali sesi interview bersama Pak Ardhi tentang bagaimana beliau mengawali/merintis usahanya:


Bagaimana awal memulai usaha ini?

Sebelumnya saya sebagai seorang professional kerja di hotel dan kapal pesiar. Jadi memang background atau latar belakang saya itu seorang chef. Dan memiliki passion di dunia kuliner, karena itu saya sekarang membuka usaha dibidang kuliner.

Saya memulai karir di dunia perhotelan itu di tahun 1999. Kemudian pada tahun 2000 saya ada kesempatan di Disney Crushlane, dari Disney Company di Amerika sana kurang lebih 5 tahun. Kemudian saya coba lagi di perusahaan lain di Eropa seperti di Madrid, di Palman Ture, maupun di Inggris.

Kemudian pada tahun 2007, saya coba bekerja di Indonesia. Saya bekerja di hotel, yakni di Bali maupun di Yogyakarta. Jadi selama saya bekerja kurang lebih 12 tahun, saya lebih banyak bekerja di luar negeri, yaitu di Eropa dan Amerika.

Tapi sekian lamanya saya meninggalkan keluarga, terasa ingin mempunyai usaha sendiri yang bisa juga untuk berkumpul bersama istri dan anak saya. Jadi saya menjalankan usahai ini karena saya memang punya passion dan punya bakat di bidang kuliner dan terjun di bidang kuliner ini.

Alasan memilih menekuni usaha ini?

Pertama, saya menjalankan memang di bidang makan dan kuliner, awalnya saya membuka rumah makan seperti nasi campur, kemudian gagal lagi saya membuka bubur ayam khas Jakarta. Saya berasal dari Jakarta, maka saya cenderung ingin membuka makanan khas dari Jakarta. Namun tidak jalan juga, saya buka lagi nasi uduk khas Betawi: tidak jalan juga. Sampai akhirnya ketemu polanya dan saya jalankan Mie Kepang Jayakakarta ini.

Jadi bukan hanya sekadar semangat dan juga keinginan tapi kita harus bekali dengan ilmu. Saya terus belajar dan berproses dan memang proses itulah yang memberikan hasil dari apa yang sekarang saya dapatkan.

Kenapa saya memilih mie kepang di kategori mie ini? Karena setelah saya menjalani beberapa usaha khususnya di kuliner, saya baru memahami bahwa kita tidak boleh idealis. Kebanyakan dari kita menjalankan usaha khususnya di bidang kuliner karena kita bisa masak. Seperti saya bisa masak ini dan itu, tapi marketnya tidak terlalu besar di Yogyakarta ini. Beberapa makanan yang saya buka pada waktu itu tidak berjalan karena marketnya tidak terlalu besar. Jadi, mie ini marketnya besar waktunya juga sangat fleksibel, siang malam dan kapan saja bisa menikmati mie dan dari segala umur. Itu yang akhirnya membuat saya terjun di kategori mie ini


Kita tidak boleh idealis. Kebanyakan dari kita menjalankan usaha khususnya di bidang kuliner karena kita bisa masak. Seperti saya bisa masak ini dan itu, tapi marketnya tidak terlalu besar, gagal juga.

Ardi Harjanto

Dapatkan Video Membangun Bisnis Kuliner dari Nol Sekarang!

240 Video / Durasi 17:38:39

Daftar Sekarang!

Biaya Membership 500.000 / Tahun

50+ Pengusaha restoran, café, rumah makan, berbagi tips trik membangun bisnis dari nol untuk Anda!

Memulai Usaha
03:34:31
  1. Jogja Cushy Cheese: Bukan Sekadar Berbisnis, Tapi Juga Berbagi Kebaikan 02:55
  2. Aqila Jaya: Jangan Takut Memulai Bisnis 04:37
  3. Madu Al Hidayah: Usaha Berangkat Dari Hobi 11:40
  4. Goebog Resto: Otodidak Dalam Belajar Bisnis 06:35
  5. Mie Kepang: Mau Bisnis? Perhatikan Kebutuhan Pasar! 08:46
  6. Telaga Rasa: Bisnis Bukan Hanya Tentang Kita Bisanya Apa 08:07
  7. Mie Cerita: Cari Bisnis Mainstream Tapi Punya Keunggulan 04:45
  8. BUMA: Gagal Itu Wajar, Ayo Bangkit Lagi! 10:27
  9. Sop Empal Bu Haryoko: Jangan Terlalu Berambisi 02:26
  10. Usaha Soto Kudus: Hobi Jualan Sejak Kecil Bisa Jadi Keuntungan 16:01
  11. Sop & Sate Pak Bayu: Ingin Punya Manfaat Bagi Orang Banyak 04:24
  12. Kuki Bakery: Memulai Usaha Butuh Mentor 07:00
  13. Toean Watiman: Terus Berjuang Sekalipun Pernah Gagal 04:33
  14. Waiki: Cari Teman Sefrekuensi Untuk Menjalankan Bisnis 17:24
  15. Bakso KampungQu: Membuka Warung Kuliner Agar Bisa Bermanfaat Untuk Umat 05:05
  16. Bubur Ayam Sarifah: Mengawali Bisnis Perlu Dibekali Ilmu Yang Mumpuni 06:52
  17. Kandang Ingkung: Perbaiki Hubungan Dengan Allah Dulu Sebelum Memulai Usaha 12:23
  18. Sate Klathak Pak Jede: Di Banding Pemasaran, Kendala Awal Adalah Mengelola SDM 05:54
  19. Bakpiapia: Bisnis Dengan Keuntungan Yang Bisa Menyelamatkan Umat 07:22
  20. Mie Suket: Tidak Usah Mikir Dua Kali Untuk Memulai Bisnis 05:11
  21. Warcopi Serasa: Syarat Utama Kuliner adalah Rasa dan Marketing 04:45
  22. Kangkung Bakar: Bisnis Kuliner Masa Depannya Cerah, Tinggal Bagaimana Mengelola 08:12
  23. Bale Kanoman: Inovasi Jangan Dilakukan Gila-Gilaan Supaya Tidak Habis Ide 09:29
  24. Toko Oleh-Oleh Rejeki Baru: Setiap Usaha Ada Rejekinya Masing-Masing 06:36
  25. Toko Oleh-Oleh Haji Khoir: Yang Dulunya Karyawan, Siapkan Mental Mengurusi Uang Receh 05:46
  26. Green Froozen Food: Harus Memanfaatkan Produk Yang Bisa Di-Online-kan 06:25
  27. Mr Geblek: Terpacu Untuk Berjualan Meskipun Produknya Tidak Banyak Yang Tahu 06:23
  28. Hara Chicken: Sari Pati Ilmu Bisnis Adalah Ketekunan 07:14
  29. Penyetan Joice: Ayo Jadi Pebisnis Yang Peka Dengan Sekitar 07:14
Modal Usaha
02:02:46
Lokasi Usaha
01:26:04
Resep
01:38:46
Produksi
01:44:26
Pemasaran
01:56:18
Keuangan
01:30:03
Manajemen SDM
01:55:36
Pengembangan Usaha
01:50:09